Perempuan tidak boleh merasa lemah, tidak boleh merasa kalah, tidak boleh merasa tidak berdaya dan sangat butuh bergantung pada orang lain.
Senin, 30 April 2012
aku akan ikut bahagia....
Minggu, 29 April 2012
apa kabar ketakwaan...
aku bukanlah produk dari keluarga yang mengenal dalam Islam, agama orangtuaku memang islam semuanya beragama, mama dan papa punya prinsip berbeda dalam persoalan hijab anak gadisnya. mama sangat antusias denga pakaian hijab yang dulu sempat aku pakai, namun sebaliknya dengan papa, papa hanya mengharapkan aku memperbaiki sholatku saja, klo maslaah hijab itu hanya sebatas penmpilan saja, ketulusan hati yang dipentingkan.
ada nya perbedaan persepsi dari orangtua ini lah yang sempat membuat saya sedikit berada pada titik plin plan. satu sisi aku membenarkan apa yang diingini mama, dan sisi berikutnya pun aku membenarkan apa yang disampaikan papa.
well....
semua memang jadi rumit klo diliat dari satu pojok aja, lantaran aku mengenal mereka di dunia ini adalah orang yang paling tulus menyayangi dan mencintaiku.
repotnya merawatkupun bukan jadi hal yang besar yang harus aku bayar kembalai pada mereka.
lanjutkan kembali bagaimana kisah perhijaban seorang aku..
berawal dari sekolah dan pendidikan, yah mungkin kalimat itu yang paling tepat ku sampaikan. aku mengenal orang berjilbab lebar baru waktu masih SMA, dari temanku dan guru privatku.
keluarga tak satupun yang memakai hijab sepeerti itu. pakaian seperti itu terasa lucu saja. yang memakai kerudungpun cuma saya di waktu itu, alhamdulillh sekarang sudah ada yang ngikut walaupun cuma pakai kerudung.. yah alhamdulillh
mama berkerudung waktu jam kerja aja, itupun karen aadanya atuan dari pemda setempat untuk memakai kerudung ke kantor oleh pemerintah setempat.
dari segi pemahaman agama aku memang tidak seberuntung mereka yang dari kalangan kokoh agamanya. aku hanya mencoba terus dan terus untuk menepati keadaan agar aku semakin memahami agama.
karnanya aku selalu gencar berburu buku buku agama, agar aku juga bisa paham dan mengerti seperti yang teman teman rasakan indahnya Islam.
permasalahansaya bukan dari tatakrama ataupun kesopanan, permasalahan saya selalu dari hijab, hijab hijab...
never ending...
masih nggak PeDe memakai baju2 kebesaran dan jilbab lebar seperti itu..
berkerudungpun aku dapati dari guru privat waktu sekolah dulu, mama tidak mau melepasku belajar terlalu jauh dari rumah, makanya aku diberikan guru privat. guru yang paham dengan islam. kemudian aku dikenalkan kepada seorang teman yang berhijab layaknya orang orang dari arab sana. vivi namanya..
sejak perkenalan itulah aku mulai merasakan indahnya Islam dan indahnya persahabatan.. agamalku terasa semakin kuat, sholat tak pernah bolong bolong lagi, mengajipun aku sudah bisa menamatkan beberapa kali. indah Islam yang ku rasa. sangat indah.
siang berteman dengan vivi yang akrab ku sapa akak, dan malam ku banting diri dengan belajar yang dituntun bersama bu ta ataupun suaminya pak eri. orang orang luarbiasa bersamaku.
tapi... sekarangpun aku kehilangan.
hilang satu persatu, kehilangan sosok sahabat setelah adanya "sesuatu" yang aku pun tidak mengerti klo itu yang menyebabkan perceraian persahabatan kami.
kerinduan yang lebay akhir akhir ini...
meniupkan kerinduan padaku.. sedikit coretan kerinduan yang selalu ku sampaikan setiap malam yang ku lalui.
benar apa yang telah disampaikan dalam hadist..
"jangan terlalu mencintai sesuati bisa jadi akan kamu benci, dan begitu juga sebaliknya jangan telalu membenci sesuatu, bisa jadi kamu mencintainya"
memang benar, tapi.. aku butuh teman teman terbaik seperti dulu...
atau aku beranjak kembali ke waktu itu..
impossible..
#nah aku harus menjadi sesuatu agar aku bisa menemukan sesuatu
mungkin itu salah satu cara menemukan sosok baru yang tidak jauh berbeda dengannya..
Kamis, 19 April 2012
sungguhh...
#may be 25 year,s old
Rabu, 18 April 2012
pagi di kota tua
Kamis, 12 April 2012
hopefully
aku hanya mampu berharap jika aku terbangun nanti malam bertemu dengan kekasihku lagi.
aku berharap jika aku terjaga nanti kita sudah kembali bersama lagi,.. dimanapun itu tidak lagi akan jadi perbincangan panjang kita berdua, memperdebatkan apa yang seharusnya telah menjadi sebuah analogi cerita kita.
aku berharap, jika suatu saat nanti malam itu malam kita di pentagon, aku berharap agar kamu duduk kembali di depanku menikmati kopi buatan tanganku yang sudah mulai rapuh.
maaf aku telah melakukan kesalahan sepele yang berdampak besar buat kita hari ini.
aku berharap agar kita kembali duduk dan bercanda disela kepenatanku menghabiskan waktu. disela aku mulai merindukanmu dan kamu datang kembali mendekap malam ku.
aku rindu dan aku berharap.
jangan sungkan sungkan menyampaikan rasa ini.
aku tau
kamu tau.
kita tau.
aku berharap
kamu juga berharap.
mengapa harus monyet berkata jujur??
mengapa nggak enak jadi bubur.
karna aku ingin kamu terkubur di hatiku dan aku kamu kubur di pusara keabadianmu
haruskah menjajakan harapan hanya demi sebuah keinginan.
#kita sama2 berharap, tunggu apa lagi???
Selasa, 10 April 2012
thanks alot for all
bahagia tentunya hingga hari ini masih memiliki mereka secara utuh dan masih bisa ku sentuh dan ku ciumi pipinya yang perlahan mulai mengerut. barangkali itu lah keletihannya merawat dan menjaga kami dengan setulus hati.
berkat sentuhan tangan nya yang lembut penuh keramahan, sekarang telah terbit seorang sarjana dan tentunya aku akan segera menyusul menuju hal itu..
salam hangat oenuh cinta dari kejauhan, mama dan papa yang slalu saja menyimak setiap harian hidupku, walau hanya lewat ujung telepon genggam yang dimilikinya.
selalu menyempatkan diri..
aku akan terus berusaha membalasnya walau tidak akan sama persis dengan apa yang telah mama papa lakukan kepada kami.
hari ini beliau telah berhasil membesarkanku di angka 20an...
tentu besar pengorbanan yang telah mereka perbuat untukku..
kesedihan pastinya amat terasa dan akan segera terkikis kembali, "begitulah cinta mereka"
saya sangat mencintai kedua wajah yang pertama ku kenal itu...
melebihi kecintaanku kepada apapun makhluk yang bermain di bumi ini, aku mencintainya atas dasar cintaku pada Allah ku...
ucapan terimakasih tentunya tidak akan lupa ku lantunkan buat saudaraku bang bob yang sengaja datang kesini ke kost ku mengantarkan kado yang istimewa.."coklat"
yah aku penggeemar coklat dari dulu hingga gigiku mulai keropos di usia segini..
salam hangat buat adek tercinta yang udah sms dan krim ke wall fb tentang perkaa itu, jika hari ini saya dirumah, sudah di pastikan miss lebay saya akan segera beraksi dengan kue alanya sendiri,. gadis abg adekku sayang, blajar bikin kue demi menirukan bakat kakaknya dalam masak memasak..
kakak pasti terkalahkan dek...
buat teman2 dan sobat, guruku tersyang bu tit sangat spesial karna dia guru kimiaku dulu, buat pak reza yang juga guru kwn ku dulu,..
semua kerabat dan teman2 seperjuangan..
tak dapat ku membalas satu persatu di wall ku.
maafkan aku, trimaksih atas kado, bingkisan, ucapan via sms, telpon dan jejaring sosial, alngsung dan tidak langsung..
semua sangat berarti untukku, begitu besar arti teman2 semuanya untukku..
spesial buat teman semarkasku, yang udah setia menemaniku dan membangunkanku pagi ini dnegan aroma nasi goreng buatan kalian..
i love you so much..
semua kisah kita tak kan tergantikan, aku akan slalu merindukan kalian dari kejauhan suatu saat nanti..
smoga jalinan silaturrahmi kit atak akan pernah putus2nya hingga maut memisahkan kita, tetap harmonis dan seimbang dalam melakoni kehidupan.
doa dan pengaharapan dari teman2 tentunya sangat mengharukan untukku, dan semoga di ijabah oleh sang pencipta sang pengabul doa.
slama menyandang status mahasiswa, selalu saja 10 april ini kulalui bersama rekan2 mahasiswa, setiap tahun nya slalu spesial dan berbeda...
tahun 1 dulu, kita merayakan di asrama dan menyewa satu barak u/ perayaan dulu, tahun 2 aku di ceburkan di irigasi bekerjasama dengan ibu kost dulu, skrng di bangunkan dengan aroma nasi goreng + kopi buatanmu yang luar biasa...
hummmm really kesan yang paling aku suka..
smoga ukhwah kita terjaga sampai nenek2...
thanks..
kepjor, taruang dan etek ineh...
:)
Senin, 09 April 2012
my little boy
Perkuliahan baru saja usai, seharusnya kami masih kuliah hingga 30 menit kedepan. Namun dosen tlah mengakhiri pertemuan kali ini dengan tugas tugas mulia seorang mahasiswa. Dengan senang namun kecewa, senang karena nggak biasanya kami keluar lebih awal, lebih banyak kami mengakhiri perkuliahan matakuliah manajemen agri ini melebihi waktu di portal, bicara soal kecewanya aku kecewa dosen dengan senyuman khas dari sudut bibirnya membacakan tugas yang harus dikumpul minggu depan. Jadwal seminggu menyelesaikan tugas tentunya waktu yang lebih panjang, kebanyakan dari kami dan begitupun denganku mengerjakan tugas2 tsb nyaris pada malam terakhir waktu tenggang pembuatan tugas. “kebiasaan yang nggak baik tentunya, mengerjakan tugas diambang limit pengumpulan tugas tsb”.
Keluar dari ruangan gedung perkuliahan yang waktu itu memang sempit untuk kapasitas 36 mahasiswa, ruang perkuliahan kami waktu itu, diapit oleh 2 bangunan yang lumayan tinggi dari kelas kami hari itu. Sebalah kanan ada gedung G, gedung perkuliahan yang paling akhir berdirinya saat itu, kemudian sebelah kiri berdiri kokoh sebuah labor pusat, di labor inilah aktifitas mahasiswa tingkat satu banyak terpusat, labor ini sepertinya memang di hadiahkan spesial buat kaum eksakta yang baru saja datang dan diterima di unand. Sistem pemakaian asisten labor pun masih dari mahasiswa seniornya yang direkrut melalui selekksi ketat dari berbagai fakultas eksakta di lingkungan unand. Kebijakan ini cukup menguntungkan buat mahasiswa yang terpilih menjadi asisten labor, lantaran dengan mengajarkan ilmu pratikum dasar pada mahasiswa tentunya akan menambah pengalaman dan melatih keterampilan menggunakan alat alat laboratorium secara baik dan benar.
Waktu itu, aku nggak tau persis alasan kuat yang mengajak kakiku berkompromi baik dengan otakku dan teman temanku untuk keluar dari gedung itu melalui jalur bawah, kalau menuju fakultasku akan melintasi beberapa gedung lagi dan satu perpustakaan pusat, fakultas peternakan tepat berdiri di depan naungan perpustakaan pusat, pustaka ini merupankan gedung tertinggi di kampus. Sehingga dari kejauhanpun akan lebih kelihatan ditambah lagi kampusku memang di atas perbukitan. Unand. Begitupun sebaliknya, berdiri di lantai paling tertinggi gedung ini, kita akan dihadiahi pemandangan kota padang yang luar biasa, kita akan bebas menyisir samudera hindia dan mengeksploitasi seluruh kota padang, hanya sedikit kawasan yang tidak akan terlihat jelas, lantaran terletak dibalik bukit karimuntiang. Kira kira di daerah kampus UNP.
Baru saja aku sampai di penghujung gedung perkuliahan tadi, aku menemui sosok yang sudah biasa aku kenal dan sudah begitu lama tidak kelihatan dan menampakkan diri, hanya sebatas chating biasa saja teguran kami akhir akhir ini.
Hummmm... ternyata dia disana kuliah hari ini, dan sama2 pulang pada jam segitu, tapi mengapa hari ini dia tidak melihatku? Benar benar nggak melihat ataukah menoleh pandangan kelain dengan sengaja.
Dia cerita masa laluku sewaktu baru sampai dikotaku menempuh kesarjanaan ini. Cerita ketika aku baru saja tidak tinggal dengan mama papaku, lantaran harus melanjutkan studiku. Dia aku kenal dulu melalui sahabat sekolahku, kami sama2 mahasiswa undangan, disanalah bermulai kisah dan cerita kami dulu.
Tidak bertahan begitu lama, hanya beberapa bulan saja cerita itu, dan akupun mengakhirinya.
Aku hanya sebatas ingin tau siapa dia sebenarnya. Memang tepat dugaanku. Dia sebaiknya dijadikan sahabat, karena aku telah menilainya sebatas anak kecil yang merengek dan terkesan manja. Sebaiknya dia jadi adikku yang manis dan tentunya akan ku manja.
Terpaut usia lebih tua beberapa bulan darinya pun menjadi salah satu faktor yang menjadikan keputusanku waktu itu makin bulat.
Dia adikku yang manis dan manja untuk saat itu dan selanjutnya sampai hari ini. Semoag pertemuan slanjutnya kita seperti saudara dan jangan ada kepurak puraan yang seolah olah kamu nggak melihatku...
#just wanna i say... you are may little brother...
10 april 2012
Trenggg treeennngggg....
suara cempreng handphone butut kesayanganku memekak, memecahkan malam. Mengalahkan deburan air di luar sana yang beradu dengan sesama molekul pembentuknya. Tempat tinggal baruku masih sepeerti suasana kost lama, khas banget dengan air dan sebangsanya. Dan kami sangat menyukai itu, katanya sih suara air itu, terapi dan rileksasi buat otak. Percaya tak percaya memang benar, capek sibuk aktifitas kampus dapat terobati dengan suasana begini.
Kembali ke bunyi henpon ku malam ini, ternyata juniorku yang telah standby dari kejauhan sana. Buat ngucapin “happy b’de kakak”...
Boy hari ini kamu yang pertama ngucapin, biasanya sahabatku dari seberang sana yang slalu menelponku tepat di malam pergantian hari. Maybe.. si walet lagi tertidur lantaran kegiatan kampusnya yang memang sibuk akhir akhir ini. Aku prediksikan malam ini walet tertidur karna menyiapkan diri buat UTS.
Kebablasan pulsa jadinya si adek, lantaran nelp beda operator.. hummmmm demi aku kakaknya.. “barangkali begitu”
Diapun mengabarkan, malam ini dia lagi berjuang buat BPU KM kampus besok pagi, perhelatan yang menandakan jabatan presiden BEM KM akan di ganti dengan adanya kampanye dan pencoblosan besok.
Semoga saja pilihan rekan rekanku besok menemukan pilihan yang tepat sasaran dan benar benar presiden yang berapresiasi dan memperjuangkan kedaulatan mahasiswa. Harapan terpenting ku smoga periode ini, presidennya dapat membicarakan perihal bus kampus kepada bapak rektor. Aku dari pertamam kuliah memang langganan bus kampus.
Aku rindu menaiki bus kampus yang baru meskipun harus berdesakan dan kadang tidak manusiawi untuk dinikmati, tidak jarang kaki ku jadi taruhan. Injakan tetangga.
Ucapan salam sayang penuh cinta untuk mama dan papa serta mereka yang tek dapat dinilai dan dibeli rasa cintaku padanya.
“hari ini anakmu udah nambah satu tahun, itu artinya ika udah makin dewasa dan dewasa dalam usia, namun ika masih belom dewasa untuk memahami setiap kehidupan ini ma pa, thanks atas kisah cinta dan kasih semuanya, tidak akan mampu aku membalasnya seperti persis yang mama papa lakukan yang mama papa berikan.
Ini pe er buat kami untuk membahagiakan mama papa, biarkan kelak kami menyuntikkan kebahagiaan untuk mama papa..”
Pertambahan usia biasanya identik dengan kata kata “resolusi”. Misi dan visi ntuk kedepannya.
Bercerita tentang resolusi resolusi di angka kali ini, banyak sekali memang, satu persatu pasti akan ada jawabannya jika aku berani untuk menggodainya..
Di usia ini, yang wajib aku tuntaskan...
1. Belajar bahasa asing
2. Selalu melatih kemampuan otak kananku bermain dalam tulisan
3. Menjalin keakraban dengan teman2 dari kalangan manapun
4. Kkn
5. Farm
6. Belajar hidup mandiri secar finansial “ini akan sulit kalau tidak pernah melakukannya”
7. memantapkan pilihan dengan konsisten buat selesai kuliah pada waktu yang tepat..
Begitu lah segenap resolusi yang saya tarik berdasarkan pita merah, alias garis besarnya saja.
Besar harapan aku akan mampu menjalani ini semua..
Tidak hanya sekedar catatan yang memenuhkan memori di dataku aja...
Amiiiinnnnnn.......................
Jumat, 06 April 2012
ingkarkah??
aku menikmati waktu itu, kamu pun begitu. aku aduk perlahan pesanan yang nggak tau sejak kapan jadi minuman favoritku "cappuchino" waktu itu adukan perlahan agar tidak terlihat begitu kaku saat bercerita dan bergurau denganmu di barak ungu.
kamu pun begitu, sibuk dengan sebungkus rokok yang perlahan kau tepuk2kan di punggung tanganmu yang lebih lembut dan halus dari kulitku.
itu telah berlalu, perlahan memudarkan hiruk pikuk kampus kita disenja itu. aku dan kamu baru saja menyelesaikan cerita yang berpura pura.
aku tau ituuu...
Senin, 02 April 2012
subuh menggagahi fajar
namun pagi ini
pagi ini sudah terpecahkan sunyi
pagi ini
adzan subuh begitu indah terdengar dari kejauhan
bersaut sautan dari mesjid ke mesjid
yah
mentari sebentar lagi akan mengintip kita dan perlahan akan bermain bersama sang waktu
itu tandanya
harus lekas bangun dan tunaikan perintah sang pencipta
sholat subuh
disini terdengar jelas kumandang adzan
dari rumah singgah kami
dari penginapan kami
rumah pak RT
kesibukan malam tadi
kelelahan hari kemaren harus segera berakhir
ini hari baru kawan
subuh telah menggagahi fajar
adzan telah membuka lembaran cerita baru
untuk hari ini
karena hari ini hari baru
untukku, untukmu dan untuk mereka
pesona fajar akan kembali seperti janjinya
atas izin sang pencipta
#happy fun to day