Kamis, 18 Oktober 2012

banyak buku yang belum terbaca

gemar membaca memang nggak bisa pupus dari keseharianku, #apalagi baca status teman heheh

banyak tumpukan buku yang msih bersegel di rak bukuku, lantaran memang belum ada waktu yang tepat dan rileks untuk membaca ngebut semuanya. paling aku baca dengan menyelipkan buku bacaan itu dalam tas dan dibaca sambil menunggu dosen di kelas.

itupun nggak terlalu banyak yang dapat terbaca lembar demi lembarnya setiap menunggu dosen. dapat dosen yang lumayan ontime yang kadang menjadi faktor keterlambatan membaca buku ini. dosen sekarang banyak yang gesit dan lincah yang bikin aku harus memilin gas kencang dari kost.

ini bukan salah dosennya, kesibukan dilain cerita yang bikin aku harus menelantarkan buku bukuku sayang untuk dibaca. bulan ini saja aku belum ada ke toko buku langgananku. #GM.
maafkan aku #GM hohohoho aku tau kamu merindukan kehadiranku disana.

kemaren kemaren ini sibuknya untuk persiapan ujian tengah semester dan sekrang sibuknya lantaran harus farm di unit pembibitan.

pulang dari kampus dan pulang dari kandang pun membuat ku harus rela buru buru mengejar tempat terindah sepanjang hayat#kasur.

buku the power of goal karya As'adi Muhammad aja yang tebalnya nggak sampai 300halaman menyelesaikannya butuh waktu hingga 6 minggu ini belum juga terselesaikan. hooo #keterlaluan memang.

belom lagi buku buku bersegel karya bang andrea hirata dan andrie wongso yang masih bersegel indah menunggu sentuhan lembutku.
mereka sahabatku.. teman karib menjelang tidurku.

tapi ada untungnya juga sih buku itu belom terbaca semua, meskipun bacaan buku itu belum kelar kelar juga, alquran aku udah hampir khatam. aku selalu membiasakan untuk membaca alquran penuh dengan target, subuh minimal setengah jus harus aku baca, paling setengah jus hanya 5 lembar dalam alquranku. kalau baca alquran itu memang benar benar target banget.
karena aku udah ada rencana buat ngafalin ayat ayat suci alquran, aku sudah memulai beberapa ayat menjdi beberapa surah dan selanjutnya..

aku pengen banget ngafal alquran ini, semua amalan ku ini ingin sekali aku jadikan baktiku kepada orangtua dan biar lebih dekat dengan Allah. 

ini masa depan

Kalau bicara soal cowok dan sederet pujaan hati yang berwujud makhluk lawan jenis ketika nongkrong bareng teman teman lama, cukup bikin aku minder juga. Meskipun terkadang aku merasa paling hebat ketika aku berstatus single dan tidak ada yang menggurui setiap langkah dan mewanti wanti untuk segera begini dan segera begitu.

Bukan berarti aku diam diam mulai hilang selera membicarakan kaum adam bersama kaumku kaum hawa, aku merasa ketidakwajaran untuk membahas mereka pada usia yang masih labil dan rentan untuk disakiti dan menyakiti atau sering disebut bermain hati.

Lingkungan memang sudah mulai menjamu aku dengan cerita tentang masa depan, cerita berumah tangga. Namun hal itu belum mampu menjerat pikiranku terlalu dalam dan berlarut. terlintas tentunya pasti ada dalam pikiran. Aku kerap kali masih memikirkan dengan keras bagaimana aku bisa menjadi apa yang aku impikan, membangun karir sebaik mungkin dengan kebaikan sebaik mungkin.

Tidak dapat dipungkiri, teman teman sebaya sudah ada yang berumah tangga, sudah ada yang punya pasangan yang "belum resmi", ada juga diantara mereka yang masih menetap dengan impiannya seperti saya pada kali ini.

Hal ini belum bisa disimpulkan bahwa aku telah terlibat pada kasus "student holic and working holic". tentu saja belum bisa ditarik kesimpulan.
Hingga usiaku menuju angka 23 tahun, sepertinya yang jadi prioritas utama aku adalah menyelesaikan studi dengan baik di sarjana, dan merajut impian mencari nafkah, minimal menafkahi diri sendiri dulu ingin sekali aku rasakan. Ingin merasakan bagaimana nikmatnya jerih payah sendiri dan bagaimana nikmatnya memberikan uang bulanan buat kedua orangtua, meskipun mereka tidak begitu mengharapkan imbalan atas apa yang sudah beliau berikan kepada anak anaknya. Orangtuaku memang orangtua cap jempolan deh. Segala sesuatunya telah mereka persiapkan untuk kami. saya yakin semua orangtua didunia juga akan berpikiran sama dengan orangtuaku, cuma saja dengan cara yang berbeda beda sesuai dengan seni mereka masing masing.

Aku berusaha apatis dengan lingkungan yang membicarakan pasangan hidup kelak. aku hanya ingin menjalani perjalan hidup hari ini dan dengan sedikit persiapan keesokan harinya, kita tidak bisa menerka kejadian kejadian selanjutnya yang akan menghampiri kita, bagiku kecukupan finansial dan keimanan harus selalu dijaga dan ditingkatkan.

Semua hal tentang pasangan hidup tidak begitu kontras dalam kehidupan harianku. Aku juga pernah mengetahui sedikit kebijaksanaan dari keluarga. tentang pasangan hidup, hingga aku tidak perlu galau untuk memikirkan secara detail hingga kesana, sekarang tetap fokus pada sarjana dan memulai karir hingga batas yang belum bisa di pastikan.

 Berbincang masalah pasangan, mungkin aku lebih mempercayakan pemilihan ini kepada orang terdekatku, bisa jadi itu dari pilihan orangtua dan saudara. hal ini karena aku lebih yakin dengan pilihan mereka. pilihan yang tentunya tidak akan mengecewakan. sering kami berdiskusi dengan mama dan papa tentang hal ini. Aku hanya pesankan "jika suatu hari nanti telah datang waktunya untuk berumah tangga akan ku kabarkan dan akan sabar menunggui pilihan beliau."




farm B1 semester 7 2012

kuliah di semester 7 lumayan bikin pikiran makin mumet makin dewasa. wah barangkali aku udah pendewasaan dini.
kuliah semester ini cuma 3 matakuliaha aja, sehingga banyak waktu luang untuk beraktifitas diluar kelas. kuliah yang hanya 3 matakuliah dan diselingi oleh farm experience lumayan memberikan kesibukan baru didunia kampus.

alhamdulillah sekarang saya udah di unit ke 2 farm, unit pembibitan. beberapa hari kedepanpun akan segera berakhir, dan aku harus teriakkan HOREEEE...

alhamdulillah sejauh ini saya masih fit dan bugar banget. alhamdulillah.

meski sebelumnya di unit HMT saya harus tepar di penghujung farm, udah nggak kuat dan akhinya jatuh sakit.

pada farm ini, kami dikelompokkan ke beberapa grup, grup A,B dan C. Grup ini dibagi lagi menjadi beberapa kelompok, B1 sampai B5.
saya kebagian kelompok B1, kelompok yang heterogen, lantaran masih ada mahasiswa angkatan 2007, 2008 dan 2009.

farm merupakan salah satu metode pelajaran lapangan yang harus dilewati oleh mahasiswa peternakan menjelang di wisuda sarjana. Farm mungkin bisa juga disebut sebagai praktek lapangan atau kerja lapangan biar lebih mudah dipahami oleh orang kebanyakan.

setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studi sarjananya harus ikuti ini dulu, ada beberapa unit yang harus dilewati secara berkala. pada farm aku kali ini, ada 5 unit yang harus dilewati yaitu HMT, pembibitan, kreman, unggas dan unit perah. kegiatan farm ini lebih difokuskan pada keahlian mengolah ternak dilapangan. setiap unitnya dilewati selama 11 hari berturut turut agar mampu melihat perkembangan ternak dengan baik.

manajemen manajemen pemeliharaan yang didapat di kelas pun diterapkan disini. semua hal tentang teori dituangkan di lapangan, seperti pemeliharaan ternak, pemberian pakan, dan kebersihan serta kesehatan ternak tersebut agar ternak tetap sehat dan memiliki pertambahan bobot yang bagus sesuai dengan yang diharapkan.
 anggota kelompok B1 terdiri dari 13 mahasiswa, sehingga pekerjaan kandang terasa lebih ringan dibandingkan jika dikerjakan dengan sedikit tenaga.

sebenarnya aku mau share foto foto farm kami cuma aja usb ke BB lagi nggak ok. dilain waktu inshaAllah aku share, dicerita yang lain lagi.

smoga tetap terjaga kekompakan B1 yaa sobat..

"barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang"