Senin, 30 April 2012

aku akan ikut bahagia....

jika itu kamu
jika kamu terpilih nanti di pemilihan gubernur fakultas kita, aku lah orang yang ikut penuh berbahagia atas kepercayaan dari teman teman yang dititipkan padamu.
aku akan menangis bahagia disini.

ini hanya kamuflase perasaanku yang terkalkulasikan demi perasaan yang kumiliki
tidak paham dan juga tidak mengerti
jangan ada tanya sejak kapan bersemi
aku juga bingung mau menjelaskan darimana

tulus aku sangat inginkan erat genggamanmu suatu saat nanti
aku tidak berharap jadi kekasih hatimu hari ini

aku hanya berharap suatu saat nanti kamu yang akan mendampingiku bermain dengan angel ku
tak sempat ku memikirkan jika hari ini kamu milikku
karna jelas itu memang tidak wajar
untuk ku angankan

walau hari hariku kini harus meringkuk kesedihan merelakanmu
ditemaninya
aku benar benar jatuh untukmu

harus bagaimana caranya
aku pernah sewaktu waktu mencuri sedikit perhatianmu
aku tertarik padamu

kamu yang selalu menemani disetiap doaku
kamu yang selalu ku sampaikan dalam cerita khusyukku pada Allahku

awal ketertarikan bisa jadi bermula di waktu itu
waktu kamu menyempatkan
bertanggung jawab dan rela bergeming dan bergelayut tetesan air hujan
mengunjungiku
atas nama tanggungjawabmu
tanggungjawab kita menyelesaikan tugas bersama

ketertarikan berawal dari sana
aku pun beranjak menyelidiki siapa kamu

benar saja
kali itu dugaanku memang tepat
kamu memang seorang yang merengggut sebagian dari perhatian dan kehidupanku
selalu saja
kamu yang ku kagumi

untukmu yang ku kagumi dari jauh hari
aku berdoa dengan ketulusan hati yang begitu menghanyutkan dalam buayan air mata
semoga kelak kamu menua denganku

#semoga kamu jadi next gubernur fakultas kita
dan menyampaikan amanah dan perpanjangan setiap keluh kesah teman teman kita secara birokrasi, karena aku ingin melihta bagaimana indahnya pesona kepemimpinanmu.
jika kamu terpilih nanti...
semoga jadi pemimpin yang sidiq, amanah, fathonah., dan.... seperti sifat rasullullah SAW...

Minggu, 29 April 2012

apa kabar ketakwaan...

mengerti sedikit demi sedikit tentang agama memang membuatku harus bekerja keras untuk memacu setiap detik yang ku habiskan menghirup udara bebas dari santunan alam melalu sentuhan Allah. aku baru saja mulai memberanikan diri kembali mengulang retail setiap keajaiban keajaiban yang menghampiriku di waktu aku masih bersekolah dulu, sekang aku tela jadi mahasiswa yang inshAllah sebentar lagi akan menyelesaikan program sarjana.

aku bukanlah produk dari keluarga yang mengenal dalam Islam, agama orangtuaku memang islam semuanya beragama, mama dan papa punya prinsip berbeda dalam persoalan hijab anak gadisnya. mama sangat antusias denga pakaian hijab yang dulu sempat aku pakai, namun sebaliknya dengan papa, papa hanya mengharapkan aku memperbaiki sholatku saja, klo maslaah hijab itu hanya sebatas penmpilan saja, ketulusan hati yang dipentingkan.

ada nya perbedaan persepsi dari orangtua ini lah yang sempat membuat saya sedikit berada pada titik plin plan. satu sisi aku membenarkan apa yang diingini mama, dan sisi berikutnya pun aku membenarkan apa yang disampaikan papa.

well....
semua memang jadi rumit klo diliat dari satu pojok aja, lantaran aku mengenal mereka di dunia ini adalah orang yang paling tulus menyayangi dan mencintaiku.
repotnya merawatkupun bukan jadi hal yang besar yang harus aku bayar kembalai pada mereka.

lanjutkan kembali bagaimana kisah perhijaban seorang aku..
berawal dari sekolah dan pendidikan, yah mungkin kalimat itu yang paling tepat ku sampaikan. aku mengenal orang berjilbab lebar baru waktu masih SMA, dari temanku dan guru privatku.
keluarga tak satupun yang memakai hijab sepeerti itu. pakaian seperti itu terasa lucu saja. yang memakai kerudungpun cuma saya di waktu itu, alhamdulillh sekarang sudah ada yang ngikut walaupun cuma pakai kerudung.. yah alhamdulillh

mama berkerudung waktu jam kerja aja, itupun karen aadanya atuan dari pemda setempat untuk memakai kerudung ke kantor oleh pemerintah setempat.

dari segi pemahaman agama aku memang tidak seberuntung mereka yang dari kalangan kokoh agamanya. aku hanya mencoba terus dan terus untuk menepati keadaan agar aku semakin memahami agama.
karnanya aku selalu gencar berburu buku buku agama, agar aku juga bisa paham dan mengerti seperti yang teman teman rasakan indahnya Islam.

permasalahansaya bukan dari tatakrama ataupun kesopanan, permasalahan saya selalu dari hijab, hijab hijab...
never ending...

masih nggak PeDe memakai baju2 kebesaran dan jilbab lebar seperti itu..
berkerudungpun aku dapati dari guru privat waktu sekolah dulu, mama tidak mau melepasku belajar terlalu jauh dari rumah, makanya aku diberikan guru privat. guru yang paham dengan islam. kemudian aku dikenalkan kepada seorang teman yang berhijab layaknya orang orang dari arab sana. vivi namanya..
sejak perkenalan itulah aku mulai merasakan indahnya Islam dan indahnya persahabatan.. agamalku terasa semakin kuat, sholat tak pernah bolong bolong lagi, mengajipun aku sudah bisa menamatkan beberapa kali. indah Islam yang ku rasa. sangat indah.

siang berteman dengan vivi yang akrab ku sapa akak, dan malam ku banting diri dengan belajar yang dituntun bersama bu ta ataupun suaminya pak eri. orang orang luarbiasa bersamaku.

tapi... sekarangpun aku kehilangan.
hilang satu persatu, kehilangan sosok sahabat setelah adanya "sesuatu" yang aku pun tidak mengerti klo itu yang menyebabkan perceraian persahabatan kami.

kerinduan yang lebay akhir akhir ini...
meniupkan kerinduan padaku.. sedikit coretan kerinduan yang selalu ku sampaikan setiap malam yang ku lalui.
benar apa yang telah disampaikan dalam hadist..
"jangan terlalu mencintai sesuati bisa jadi akan kamu benci, dan begitu juga sebaliknya jangan telalu membenci sesuatu, bisa jadi kamu mencintainya"

memang benar, tapi.. aku butuh teman teman terbaik seperti dulu...
atau aku beranjak kembali ke waktu itu..
impossible..

#nah aku harus menjadi sesuatu agar aku bisa menemukan sesuatu

mungkin itu salah satu cara menemukan sosok baru yang tidak jauh berbeda dengannya..

Kamis, 19 April 2012

sungguhh...

untukmu yang ku sayang
aku merajai apa yang belum aku patut patut selama kisah ini
aku ingini seperti mimpi elang
seperti harapan yang segera membaur nyata
bersama deburan ombak
percikan air hujan malam ini

nyanyian liar kicauan binatang malam ini
aku mematut matut bayang
bisakah hari itu terjadi?
terjadi tentangku tentang penantian ini

aku mencoba mematut matut aku akan disamping jendela itu
menguakkan sedikit gorden yang men kopiutupi rembulan
disetiap malam menjalar
dan mentari mengakar

akankah aku yang duduk menemani pagimu
akankah aku yang akan menyajikan kopi panas untukmu
akankah kamu yang akan ku temui setiap pagiku nanti
hingga teduh matahari mengajakmu pulang
kembali ke istana impian
dan ku sajikan menu harapan untukmu malam itu
hingga aku menua

duhai rajaku, jadikanlah aku permaisuri yang halal untukmu
akankah derai tawa 
saling mencuri pandangan
selalu kita lakoni
suatu saat nanti
untukku untukmu

aku menunggu pinanganmu suatu saat nanti
ketika aku mulai kokoh
dan kamu mulai bisa melangkah pelan demi masa depan
 yang dulu waktu kecil kau nyanyikan pada ibumu

aku menunggumu hingga kau beranikan untuk
menyampaikan ketulusan hati itu
pada ayahku
 suatu saat nanti


#may be 25 year,s old

 

Rabu, 18 April 2012

pagi di kota tua

tepat pagi ini aku terbangun lebih awal dari pembaringan, aku memang tidak tau persis apa yang membuat kejadian langka ini bersamaku kali ini.

ini kali pertama aku terbangun lebih awal dari teman2 sekamarku, aku disini terbilang penduduk baru di kost kost an ini, seperti yang telah aku ceritakan pada sesi sebelumnya.

suasana begitu terlihat tenang dan seperti biasa saja di luar sana, hanya aku yang berbbeda, benar yang disampaikan mama, bangun lebih awal dan menunaikan ibadah sholat sunat dan mengaji akan menentramkan jiwa dari pagi hingga matahari merangkak dan bersembunyi lagi nanti sore, begitulah pesan mama.

pekikan alarm pagi ini memang sengaja tidak aku setel semalam, lantaran keinginan berleha leha yang semakin kuat setiap harinya, namun pagi ini bukan karena alarm ataupun karena suara apapun. yess aku berhasil lagi bangun jam 4 dini hari.

letss move..
tugas yang semalam masih duduk manis menungguku, setelah menunaikan ibadah segera saja ku buka kembali PC yang sudah menemaniku dari awal perjuangan kesarjanaanku di 2009 lalu, sekarang aku sudah di 2012. itu artinya aku sudah menghabiskan waktu di kota tua ini hampir 3 tahun, bersama teman teman yang ku temukan awal perkuliahan dulu, waktu kami masih tinggal di asrama, dan alhamdulillah sampai hari ini kami masih melakono waktu bersama sama.

semoga kita selesai di kota ini dan beranjak melangkah menuju impian pada waktu yang sama juga temanku, aku sayang kalian, karena kalian saudaraku di kota tua ini, canda tawa derai air mata kita sama2 telah kita semaikan dan kita saksikan di sudut kota ini...

#persahabatan karena Illah tentunya akan kuat dari seutas nilon yang kuat sekalipun.
 muslim itu bersaudara...

Kamis, 12 April 2012

hopefully


aku hanya mampu berharap jika aku terbangun nanti malam bertemu dengan kekasihku lagi.
aku berharap jika aku terjaga nanti kita sudah kembali bersama lagi,.. dimanapun itu tidak lagi akan jadi perbincangan panjang kita berdua, memperdebatkan apa yang seharusnya telah menjadi sebuah analogi cerita kita.

aku berharap, jika suatu saat nanti malam itu malam kita di pentagon, aku berharap agar kamu duduk kembali di depanku menikmati kopi buatan tanganku yang sudah mulai rapuh.

maaf aku telah melakukan kesalahan sepele yang berdampak besar buat kita hari ini.
aku berharap agar kita kembali duduk dan bercanda disela kepenatanku menghabiskan waktu. disela aku mulai merindukanmu dan kamu datang kembali mendekap malam ku.

aku rindu dan aku berharap.

jangan sungkan sungkan menyampaikan rasa ini.
aku tau
kamu tau.
kita tau.
aku berharap
kamu juga berharap.

mengapa harus monyet berkata jujur??
mengapa nggak enak jadi bubur.
karna aku ingin kamu terkubur di hatiku dan aku kamu kubur di pusara keabadianmu
haruskah menjajakan harapan hanya demi sebuah keinginan.

#kita sama2 berharap, tunggu apa lagi???

Selasa, 10 April 2012

thanks alot for all

hari ini terulang kembali kisah 90-an silam, aku terlahir atas nama cinta mama dan papa yang memang benar dengan tulus mengapresiasikan rasanya itu dengan cuma cuma..

bahagia tentunya hingga hari ini masih memiliki mereka secara utuh dan masih bisa ku sentuh dan ku ciumi pipinya yang perlahan mulai mengerut. barangkali itu lah keletihannya merawat dan menjaga kami dengan setulus hati.

berkat sentuhan tangan nya yang lembut penuh keramahan, sekarang telah terbit seorang sarjana dan tentunya aku akan segera menyusul menuju hal itu..

salam hangat oenuh cinta dari kejauhan, mama dan papa yang slalu saja menyimak setiap harian hidupku, walau hanya lewat ujung telepon genggam yang dimilikinya.
selalu menyempatkan diri..
aku akan terus berusaha membalasnya walau tidak akan sama persis dengan apa yang telah mama papa lakukan kepada kami.

hari ini beliau telah berhasil membesarkanku di angka 20an...
tentu besar pengorbanan yang telah mereka perbuat untukku..
kesedihan pastinya amat terasa dan akan segera terkikis kembali, "begitulah cinta mereka"

saya sangat mencintai kedua wajah yang pertama ku kenal itu...
melebihi kecintaanku kepada apapun makhluk yang bermain di bumi ini, aku mencintainya atas dasar cintaku pada Allah ku...

ucapan terimakasih tentunya tidak akan lupa ku lantunkan buat saudaraku bang bob yang sengaja datang kesini ke kost ku mengantarkan kado yang istimewa.."coklat"
yah aku penggeemar coklat dari dulu hingga gigiku mulai keropos di usia segini..

salam hangat buat adek tercinta yang udah sms dan krim ke wall fb tentang perkaa itu, jika hari ini saya dirumah, sudah di pastikan miss lebay saya akan segera beraksi dengan kue alanya sendiri,. gadis abg adekku sayang, blajar bikin kue demi menirukan bakat kakaknya dalam masak memasak..
kakak pasti terkalahkan dek...

buat teman2 dan sobat, guruku tersyang bu tit sangat spesial karna dia guru kimiaku dulu, buat pak reza yang juga guru kwn ku dulu,..

semua kerabat dan teman2 seperjuangan..

tak dapat ku membalas satu persatu di wall ku.
maafkan aku, trimaksih atas kado, bingkisan, ucapan via sms, telpon dan jejaring sosial, alngsung dan tidak langsung..
semua sangat berarti untukku, begitu besar arti teman2 semuanya untukku..

spesial buat teman semarkasku, yang udah setia menemaniku dan membangunkanku pagi ini dnegan aroma nasi goreng buatan kalian..
i love you so much..

semua kisah kita tak kan tergantikan, aku akan slalu merindukan kalian dari kejauhan suatu saat nanti..

smoga jalinan silaturrahmi kit atak akan pernah putus2nya hingga maut memisahkan kita, tetap harmonis dan seimbang dalam melakoni kehidupan.

doa dan pengaharapan dari teman2 tentunya sangat mengharukan untukku, dan semoga di ijabah oleh sang pencipta sang pengabul doa.

slama menyandang status mahasiswa, selalu saja 10 april ini kulalui bersama rekan2 mahasiswa, setiap tahun nya slalu spesial dan berbeda...

tahun 1 dulu, kita merayakan di asrama dan menyewa satu barak u/ perayaan dulu, tahun 2 aku di ceburkan di irigasi bekerjasama dengan ibu kost dulu, skrng di bangunkan dengan aroma nasi goreng + kopi buatanmu yang luar biasa...

hummmm really kesan yang paling aku suka..
smoga ukhwah kita terjaga sampai nenek2...
thanks..
kepjor, taruang dan etek ineh...

:)

Senin, 09 April 2012

my little boy

Kampus, pada waktu itu 2012

Perkuliahan baru saja usai, seharusnya kami masih kuliah hingga 30 menit kedepan. Namun dosen tlah mengakhiri pertemuan kali ini dengan tugas tugas mulia seorang mahasiswa. Dengan senang namun kecewa, senang karena nggak biasanya kami keluar lebih awal, lebih banyak kami mengakhiri perkuliahan matakuliah manajemen agri ini melebihi waktu di portal, bicara soal kecewanya aku kecewa dosen dengan senyuman khas dari sudut bibirnya membacakan tugas yang harus dikumpul minggu depan. Jadwal seminggu menyelesaikan tugas tentunya waktu yang lebih panjang, kebanyakan dari kami dan begitupun denganku mengerjakan tugas2 tsb nyaris pada malam terakhir waktu tenggang pembuatan tugas. “kebiasaan yang nggak baik tentunya, mengerjakan tugas diambang limit pengumpulan tugas tsb”.


Keluar dari ruangan gedung perkuliahan yang waktu itu memang sempit untuk kapasitas 36 mahasiswa, ruang perkuliahan kami waktu itu, diapit oleh 2 bangunan yang lumayan tinggi dari kelas kami hari itu. Sebalah kanan ada gedung G, gedung perkuliahan yang paling akhir berdirinya saat itu, kemudian sebelah kiri berdiri kokoh sebuah labor pusat, di labor inilah aktifitas mahasiswa tingkat satu banyak terpusat, labor ini sepertinya memang di hadiahkan spesial buat kaum eksakta yang baru saja datang dan diterima di unand. Sistem pemakaian asisten labor pun masih dari mahasiswa seniornya yang direkrut melalui selekksi ketat dari berbagai fakultas eksakta di lingkungan unand. Kebijakan ini cukup menguntungkan buat mahasiswa yang terpilih menjadi asisten labor, lantaran dengan mengajarkan ilmu pratikum dasar pada mahasiswa tentunya akan menambah pengalaman dan melatih keterampilan menggunakan alat alat laboratorium secara baik dan benar.


Waktu itu, aku nggak tau persis alasan kuat yang mengajak kakiku berkompromi baik dengan otakku dan teman temanku untuk keluar dari gedung itu melalui jalur bawah, kalau menuju fakultasku akan melintasi beberapa gedung lagi dan satu perpustakaan pusat, fakultas peternakan tepat berdiri di depan naungan perpustakaan pusat, pustaka ini merupankan gedung tertinggi di kampus. Sehingga dari kejauhanpun akan lebih kelihatan ditambah lagi kampusku memang di atas perbukitan. Unand. Begitupun sebaliknya, berdiri di lantai paling tertinggi gedung ini, kita akan dihadiahi pemandangan kota padang yang luar biasa, kita akan bebas menyisir samudera hindia dan mengeksploitasi seluruh kota padang, hanya sedikit kawasan yang tidak akan terlihat jelas, lantaran terletak dibalik bukit karimuntiang. Kira kira di daerah kampus UNP.


Baru saja aku sampai di penghujung gedung perkuliahan tadi, aku menemui sosok yang sudah biasa aku kenal dan sudah begitu lama tidak kelihatan dan menampakkan diri, hanya sebatas chating biasa saja teguran kami akhir akhir ini.
Hummmm... ternyata dia disana kuliah hari ini, dan sama2 pulang pada jam segitu, tapi mengapa hari ini dia tidak melihatku? Benar benar nggak melihat ataukah menoleh pandangan kelain dengan sengaja.


Dia cerita masa laluku sewaktu baru sampai dikotaku menempuh kesarjanaan ini. Cerita ketika aku baru saja tidak tinggal dengan mama papaku, lantaran harus melanjutkan studiku. Dia aku kenal dulu melalui sahabat sekolahku, kami sama2 mahasiswa undangan, disanalah bermulai kisah dan cerita kami dulu.

Tidak bertahan begitu lama, hanya beberapa bulan saja cerita itu, dan akupun mengakhirinya.
Aku hanya sebatas ingin tau siapa dia sebenarnya. Memang tepat dugaanku. Dia sebaiknya dijadikan sahabat, karena aku telah menilainya sebatas anak kecil yang merengek dan terkesan manja. Sebaiknya dia jadi adikku yang manis dan tentunya akan ku manja.
Terpaut usia lebih tua beberapa bulan darinya pun menjadi salah satu faktor yang menjadikan keputusanku waktu itu makin bulat.

Dia adikku yang manis dan manja untuk saat itu dan selanjutnya sampai hari ini. Semoag pertemuan slanjutnya kita seperti saudara dan jangan ada kepurak puraan yang seolah olah kamu nggak melihatku...


#just wanna i say... you are may little brother...