Kamis, 17 Mei 2012

di garis penantian

saya dan ujung jalan setapak ini
tepuk girang penari salju
yang mengakrobatis guyonan senja

kita masih malu malu
masih tersipu malu
untuk menatap mata yang kita cinta

wajar saja
mungkin ini adalah sedikit tentang cinta
tentang virus yang menggebu

menikmati ayunan malam
yang menggelayuti
melebihi badai tornado di sana

aku jatuh cinta lagi
di garis penantian ini
digaris yang sudah lama tidak ku tempuh lagi

dan sekarang
sekarang aku mulai menggodai kembali

sudah lama aku kubur
atas nama cinta

hari ini terbit kembali dan mulai bertunas
barangkali bijinya didalam sana telah berkecambah
berkecambah untuk memastikanakar yang kokoh
yang lebih kuat

galian yang dalam
tidak mampu membenamkannya untuk selamanya
justru menjadi semakin kuat

itukah keabadiaan
dia yang ku tunggui telah menghampiri

dia yang
lebih kokoh dariku yang rapuh
orang yang telah hebat
untuk Rabb

itu yang ku mau selama ini
semoga halal menghampiri suatu saat nanti
ketika kita sudah menyepakati

#sayabahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar