mememilik keluarga yang bermotifasi tinggi untuk pendidikan anak anaknya membuat saya tidak hentin hentinya mengucap syukur kepada Rabb yang telah menitiipkan saya dan 2 saudara saya pada papa dan mama.
ini acara wisudanya bang boby saudara sulung saya beberapa bulan yang lalu, tepatnya di februari, kebetulan saya baru dapat foto fotonya. dan baru terinspirasi nulis buat ngekspos moment berharga buat kami, bng bobi sejarah pertama dalam keluarga dan perjalanan hidup mama papa memperjuangkan pendidikan anak anak nya. sarjananya bng boby cukup menjadi bukti konkrit tekat mama papa untuk pendidikan kami.
kebahagiaan dan sekaligus kebanggaan bagi beliau berdua, tidak pernah berhutang untuk mnyekolahkan kami, meskipun SK PNS seorang pegawai bisa di jadikan jamina untuk berhutang. syukur sekali punya papa yang sangat wanti wanti agar tidak pernah berhutang kepada orang orang terkasihnya. padahal negarapun juga berhutang loh pa..
banyak pelajran hidup yang dialirkan kepada anak anaknya, mama papa sepertinya punya prinsip anti kemewahan buat anak anaknya.
salut buat mama papa, padahal kalau dibanding bandingkan dengan keluarga teman teman yang jadi kaum sosialite di kampus, mama papa nggak ketinggalan punya penghasilan lebih buat itu, cuma saja prinsip yang dianutnya sudah terlanjur kental. papa bilang sih nggak mau klo sekarang kalian bergelimangan harta dan merasakan nikmatnya jadi orang serba mudah mendapatkan sesuatu bisa buat kami tidak mandiri udah dewasa nanti.
so sweet bnget deh mama papa...
semua edisi teknologi tecanggih sekalipun klo nggak di butuhkan dalam menunjang pendidikan, papa biasanya nggak akan membelikan. yang papa tau kebutuhan pokok mahasiswa ala kami sih harus ada laptop, printer, hp, handycam, camdig.. yah cuma itu yang di berikan papa dan mama.
kalo soal BB android dan begene lainnya mah lewaaatttt...
sentil sentul sentilin sih yah..
banyak diantara teman teman sekampus saya yang semuanya subhanAllah,, humm pdahal orangtuanya susah payah mengais rejeki siang dan malam, mulai dari pentani suruhan upah harian, dan bahkan ngumpulin padi padi disawah bekas panen pemilik sawah, mereka biasanya mengambil sisa2 gabah yang masih tersisa buat di tumbuk dan dijadikan beras buat makan selanjutnya. Subhanallah..
miris memang...
kadang si anak tidak mengerti sedikitpun betapa lelahnya membantai hari dan bermandi sinar matahari yang makin lamkata makin jahat menyengati tubuh mereka..
oh Tuhan ampuni mereka yang khilaf dan lupa...
back ke sarjananya si abang..
humm alhamdulillh syukur banget, bng bob akhirnya setelah menyelesaikan studi nya mau ngelanjutin kuliah S2 dan udh ngurus beasiswa, dan ternyata bng bob juga diterima bekerja di perusahaan. jadinya harus milih mana yang mau di ikuti..
ayoo bng ikuti hati,,,
kuliah lagi atau kerja dulu...
eng ing eng...
dapat kabar dari rumah, ternyata bng bob lebih memilih kerja dulu, mungkin saja pertimbangannya bng bob akan punya tanggung jawab yang berat jadi seorang kepala keluarga.
mungkin saja begitu..
aku yakin suatu saat bng bob juga bisa meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih ok.. "kita harus kejar gelar gelar itu bng".
tetap tralala yang bang, pilihan mu tak akan keliru jika sudah membentengi dengan istikhoroh..
tetap semangat berkarirnya dan jujur yang harus di pertahankan...
berraaat juga sih ari hari tanpa bodyguard pribadi saya yang satu ini, dia akan pergi jauh, nggak mungkin mondar mandir kostan aku lagi untuk tiap kapanpun aku butuhkan..
huhuhuhuhu
demi masa depan yang lebih baik buat abang, rasa sedih harus disembunyikan.. toh sekrang zaman udah canggih, meskipun pesona sulung saya tak kan terganti.
pada siapa aku mengadukan tugas tugas kampus klo bukan k kamu abng ku..
"kita satu kampus kuliah sarjananya.."
buat mama papa..
titik keberhasilan mama papa sudah mulai terlihat, anak udah ada yang sarjana, udah bekerja. udah dapat pekerjaan yang menyenangkan..
hummm next kami berdua ma, aku sebentar lagi juga sarjana ma, 2013 InsyaAllah... "amiiiinnn"
juga adek yang udah cemerlang dari kecilnya, mudah2n kesuksesan bersamanya selalu, adek itu makhluk beruntung yang hebat diantara kami bertiga.
#semoga cinta kita damai bersama dan kokoh tak terpisahkan oleh apapun, karena kita mencintai dan menghargai setiap langkah yang di gariskan Allah.#
ini acara wisudanya bang boby saudara sulung saya beberapa bulan yang lalu, tepatnya di februari, kebetulan saya baru dapat foto fotonya. dan baru terinspirasi nulis buat ngekspos moment berharga buat kami, bng bobi sejarah pertama dalam keluarga dan perjalanan hidup mama papa memperjuangkan pendidikan anak anak nya. sarjananya bng boby cukup menjadi bukti konkrit tekat mama papa untuk pendidikan kami.
kebahagiaan dan sekaligus kebanggaan bagi beliau berdua, tidak pernah berhutang untuk mnyekolahkan kami, meskipun SK PNS seorang pegawai bisa di jadikan jamina untuk berhutang. syukur sekali punya papa yang sangat wanti wanti agar tidak pernah berhutang kepada orang orang terkasihnya. padahal negarapun juga berhutang loh pa..
banyak pelajran hidup yang dialirkan kepada anak anaknya, mama papa sepertinya punya prinsip anti kemewahan buat anak anaknya.
salut buat mama papa, padahal kalau dibanding bandingkan dengan keluarga teman teman yang jadi kaum sosialite di kampus, mama papa nggak ketinggalan punya penghasilan lebih buat itu, cuma saja prinsip yang dianutnya sudah terlanjur kental. papa bilang sih nggak mau klo sekarang kalian bergelimangan harta dan merasakan nikmatnya jadi orang serba mudah mendapatkan sesuatu bisa buat kami tidak mandiri udah dewasa nanti.
so sweet bnget deh mama papa...
semua edisi teknologi tecanggih sekalipun klo nggak di butuhkan dalam menunjang pendidikan, papa biasanya nggak akan membelikan. yang papa tau kebutuhan pokok mahasiswa ala kami sih harus ada laptop, printer, hp, handycam, camdig.. yah cuma itu yang di berikan papa dan mama.
kalo soal BB android dan begene lainnya mah lewaaatttt...
sentil sentul sentilin sih yah..
banyak diantara teman teman sekampus saya yang semuanya subhanAllah,, humm pdahal orangtuanya susah payah mengais rejeki siang dan malam, mulai dari pentani suruhan upah harian, dan bahkan ngumpulin padi padi disawah bekas panen pemilik sawah, mereka biasanya mengambil sisa2 gabah yang masih tersisa buat di tumbuk dan dijadikan beras buat makan selanjutnya. Subhanallah..
miris memang...
kadang si anak tidak mengerti sedikitpun betapa lelahnya membantai hari dan bermandi sinar matahari yang makin lamkata makin jahat menyengati tubuh mereka..
oh Tuhan ampuni mereka yang khilaf dan lupa...
back ke sarjananya si abang..
humm alhamdulillh syukur banget, bng bob akhirnya setelah menyelesaikan studi nya mau ngelanjutin kuliah S2 dan udh ngurus beasiswa, dan ternyata bng bob juga diterima bekerja di perusahaan. jadinya harus milih mana yang mau di ikuti..
ayoo bng ikuti hati,,,
kuliah lagi atau kerja dulu...
eng ing eng...
dapat kabar dari rumah, ternyata bng bob lebih memilih kerja dulu, mungkin saja pertimbangannya bng bob akan punya tanggung jawab yang berat jadi seorang kepala keluarga.
mungkin saja begitu..
aku yakin suatu saat bng bob juga bisa meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih ok.. "kita harus kejar gelar gelar itu bng".
tetap tralala yang bang, pilihan mu tak akan keliru jika sudah membentengi dengan istikhoroh..
tetap semangat berkarirnya dan jujur yang harus di pertahankan...
berraaat juga sih ari hari tanpa bodyguard pribadi saya yang satu ini, dia akan pergi jauh, nggak mungkin mondar mandir kostan aku lagi untuk tiap kapanpun aku butuhkan..
huhuhuhuhu
demi masa depan yang lebih baik buat abang, rasa sedih harus disembunyikan.. toh sekrang zaman udah canggih, meskipun pesona sulung saya tak kan terganti.
pada siapa aku mengadukan tugas tugas kampus klo bukan k kamu abng ku..
"kita satu kampus kuliah sarjananya.."
buat mama papa..
titik keberhasilan mama papa sudah mulai terlihat, anak udah ada yang sarjana, udah bekerja. udah dapat pekerjaan yang menyenangkan..
hummm next kami berdua ma, aku sebentar lagi juga sarjana ma, 2013 InsyaAllah... "amiiiinnn"
juga adek yang udah cemerlang dari kecilnya, mudah2n kesuksesan bersamanya selalu, adek itu makhluk beruntung yang hebat diantara kami bertiga.
#semoga cinta kita damai bersama dan kokoh tak terpisahkan oleh apapun, karena kita mencintai dan menghargai setiap langkah yang di gariskan Allah.#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar