suatu malam datang seorang sahabat yang menghampiriku, ketika aku masih saja sibuk mengurusi segala keperluan yang akan ku bopong kembali kekampus..
dia gadis manis yang datang sengaja mengingatkanku akan hal yang begitu...
"suatu saat aku akan dtiba pada garis terburuk dalam hidupku, garis yang ku anggap terburuk itu antara 2 pilihan"
ku sadari sangat akan hal itu memang, tapi ini hidup yang harus ku bentangkan dengan rapi tali temalinya, aku harus memilih kehidupanky bersamanya atau aku dan seorang sahabat yang menduniai apa yang terjadi padaku.
well...
kita anggap saja sabahat ini yang menjadi pionir pertemuan aku dan dia, setelah itu tentunya cerita ini milik kami, dia dan aku.
hari terberat ketika "temani" memang kurang menyenangi sabahat yang selalu saja memasuki dunia kami, siapa yang harus ku tegur? siapa yang harus ku salahkan?
ini mimpi terburuk duniaku.
punya "temani" yang bersifat temaram dan cenderung tertutup serta selalu menginginkan privacy membuatku harus kerja ekstra menjaga hatinya, karena cinta ku sudah berangsur beralih padanya.
nah giliran sahabatku yang selalu saja menemui kami dengan suara lantang dan heboh selangit, jelas ini bertentangan dengan apa yang dimau "temani"..
dia memang sahabatku yang selalu saja begitu, heboh tak karuan..
suka memojokkan ku, "barangkali itu lah caranya mengekspresikan kedekatannya denganku"
selalu saja mendoakan agar hari itu tak terjadi, namun apa? selalu saja terjadi...
hummmmm
aku yang hanya secuil makhluk lemah begini hanya bisa berharap pada keajaiban sebuah cinta sahabat dan doa...
#semoga Allah senantiasa mendekakan ku dengan mereka yang juga dekat dengan Allah, agar aku tentram bersamanya karena dibawah naungan Allah. terjaga dan menjagai...
amiiiinnn