
terasa begitu hambar dan membeku, entah lamunan apa yang telah mengantarkanku ke ampera senja ini. benar benar merindu untuk sahabatku yang luar biasa. bahkan sering ku panggil namanya kakak. yah kakak. meskipun terpaut usia 1 tahunan dibawah usiaku, tapi kami sekelas dan satu tingkatan.
dulu kehadirannya cukup untuk mewakili kehadiran seorang kakak yang tak lagi ku punyai. maunya selalu dinasehati. begitu besar luar biasa kehadirannya. berawal dari iseng iseng panggil namanya cheek yang di terjemahkan vivi diplesetan jadi pipi, di tangga laboratorium biologi SMP lasahan. dari dulu maunya aku memang menyita perhatian orang sekitar walaupun kadarnya telah berkurang hingga kadar batas normal. sering kali semasa smp berseragam biru tua, menyita perhatiannya. saking tertariknya aku mengenali dia. yah dia memang qordoa'in "menyejukkan mata".. BERHASIL.. berbagai cara aku lakoni untuk itu. mulai dari senyum senyum, tepe tepelah tepar tepar lah sampai dia nangis dan jengkel. "nggak tau juga jengkelnya diatas normal apa nggak. tapi entah kenapa aku punya bakat seribu keyakinan untuk mengaguminya.
aku orang yang anti kenalan duluan sama orang lain. motto abege ku, biarkan dia mengenalku.
SMP dulu kami tidak begitu dekat, bahkan saya lebih duluan mendekati orang2 yang aku rasa dekat dengannya. hobi ku dulu luar biasa, memancing. semua ku pancing, perhatiannya, kemarahannya, bahkan teman sekolah nggak ada an yang nggak kenal aku dan rekanan seprofesi.
yah begitu lah awal mula perkenalan yang sangat ku sengaja. nggak ada berjabat tangan. saya hanya ingin berkesan.
lepas dari seragam biru tua, akupun masih satu bendera dengan gadis anggun ini. masih saja menjengkelkan untuknya.
bosan juga jadi yang menjengkelkan. aku lupa kapan persis kami say helo say helo. benar benar lupa " orang indonesia seperti saya memang sering lupa".
udah gitu kita sama2 aktifis kampus. ikut organisasi OSIS. sebelum dikukuhkan jadi pengurus kami kampenye dulu. yang aku ingat selalu, gadis ini pemenang poling terbanyak.
udah gitu gadis berjilbab ini menolak jadi ketua, karena alasan masih ada laki laki yang bisa dijadikan imam buat organisasi ini.
LUAR BIASA...
jawaban yang bikin salut saya semakin akurat.
lambat laun kami mulai mendekat, tukeran nomor handphone, delelenya. gadis motivator untuk seorang yang begitu abal abal yang nggak ngerti apa apa dengan agama. kadang parno juga untuk belajar, takut tersesat.
akhirnya wanita solehah yang selalu ku jahili dulu merapat dan melangkah bersama denganku. bahagia dan bangga, luar biasa. akhirnya saya pemenang. dapat porsi yang cukup di memorinya.
sering juga kami ikut forum annisa. awalnya aku benar benar nggak mau terlibat dengan yang namanya urusan2 agama. saya rasa sholat dan mengaji udah cukup untuk jadi seorang muslim. jangankan jilbab, untuk memakai kerudung aja saya selalu berkilah, gerah dan terkadang pura pura sakit kepala, yang di tubalin cuma jilbab.
berkat sentuhan kakak yang anggun ini, saya mulai memakai jilbab. mama papa sangat bersyukur saya dipertemukan dengan wanita anggun labuah gunuang ini. seringkali kebersamaan kami hadirkan dirumah aku atau bahkan dirumahnya. sering juga masak bareng, walau kadang kue kue kita sering jadi produk gagal. dengan menghibur hati slalu berkilah, dan akhirnya menikmati.
kebersamaan dan rasa sayang yang mewakili rasa kue yang super duper maknyosnya..
tapi semenjak hari itu, aku kehilangan segalanya. sepertinya kakak yang dulu sudah terbang bersama kawanan peri meninggalkanku dengan so much kenangan terbaik untuk selalu kunikmati.
sejak hari itu sampai saat ini aku benar benar menutup diri untuk kata persahabatan. aku takut kehilangan aku nggak pernah siap untuk ditinggal dengan indahnya kenangan. kemaren, nanti dan seterusnya aku nggak menginginkan sahabat lagi, aku sudah memutuskan itu. yang aku mau, memang benar seperti dia sahabat multyfungsi, teman curhat, berbagi, tempat bersandar menenangkan diri untuk melepas kelelahan dengan perseteruan disini.dan itu hanya untukmu, mengerti agama menyejukkan keabadian.
hari ini saya tidak punya lagi penanding kebaikanmu, kebahagianku mendekati indahnya senyummu. yang kutau dulu kita slalu berbarengan.
hari ini mendengar kabarmu saja luar biasa. mungkin aku bukanlah yang terhitung lagi. sungguh nggak mudah untuk melepas semua yang pernah ku pikirkan tentangmu. saya kadang dan sering rindu bersamamu, gurauan seperti dulu.
yah mungkin itu yang menjauhkan kita. aku telah memutuskan itu telah berakhir di januari 2009.
tapi aku nggak pernah tau bagaimana dengannya. benar aku rindu untuk berkali kali untuk menghampiri indahnya senyummu gigi kelinci.
mengulang indah seperti dulu itu yang slalu jadi kegundahan yang harus ku takhlukkan.
kalaupun memang benar. itu hanya untukmu sahabat powerku, wonderwomen klas kakap yang mampu menemani ku dalam iman mengingatkan ku dengan takwa. itu yang ku rindu.
rindu kamu = menguras air mataku sampai penuhi galon kostan.
selintas sahabatku. manis pahit bersama, pahit pun akan jadi manis.
mengenalnya mengalahkan siapapun. sahabat multyfungsi..
thanks untuk semuanya. hari ini saya sudah berjilbab seperti muslimah lainnya. berawal dari iseng mengagumimu.
wanita anggun yang telah lama membasahi kadar keimananku, insyAllah nggak akan dibiarkan mengering lagi rasa syukur pada Allah.
kakakku...



