
hentakan malam telah berhenti berbingar, sementara mentari masih merembukkan pagi dengan rubah penguas malam. kabar datangnya mentari telah menyuarakan kegelisahan hati. yah mungkin saja ini pertanda gadis aktifis kampus hani untuk segera beranjak dan meninggalkan kotak kotak penampungnya dalam kelelahan dan pembuncah kejenuhan hari hari kemaren dan malam tadi. indahnya desakan mimpi malam tadi belum bisa dilarutkan bahkan untuk berkabuhpun belum diberinya kesempatan.
kali ini kemerdekaan malam telah dikibarkan, bendera keindahan telah di
takhlukkan kerap malam telah dipenghujung titian. bukan melawan takdir, tapi malam ini harus dilepaskan.matahri telah menculik bulan, mengalahkan perteman bulan dan rubah yang menghendaki malam tak pernah berhenti. dia harus segera bangkit, semangat harus segera dipungut kembali. kali ini dan nanti..
nb: gw sambung nanti ceritanya, mau kekampus dulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar